Minggu, 14 Oktober 2012

Kapten Timnas Tetap Dipercayakan ke Ellie Aiboy





Pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar tetap mempercayakan ban kapten kepada Elie Aiboy. Nil Maizar menampik keraguan sebagian orang terhadap kemampuan Elie Aiboy.
Seperti diketahui, kembali bergabungnya Elie ke skuad Merah Putih memang sempat menuai kritik lantaran gelandang sayap itu telah berusia 33 tahun. Tapi Nil menegaskan, timnas masih membutuhkan kehadiran pemain sekelas Elie.
“Dia belum habis, teknik dan skill bermainnya tidak berubah,” kata Nil seperti dirilis PT LPIS, Minggu (14/10/2012).
Memang, stamina Elie tidak lagi prima seperti masa emasnya dulu. Dalam dua laga terakhir timnas, pemain kelahiran Jayapura, Papua, 20 April 1979, itu hanya turun 45-60 menit.
Elie digantikan M Nur Iskandar pada menit ke-48 ketika Indonesia menghadapi Korut di GBK, Senin (10/9) malam, yang berakhir dengan kekalahan 0-2. Berikutnya, ketika Indonesia bermain 0-0 lawan Vietnam di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/9) sore, Elie turun selama 57 menit sebelum digantikan Hendra Bayauw. “Kita butuh Elie karena kepemimpinannya di lapangan,” kata Nil lagi.
Elie dalam kesempatan sama mengaku siap memberikan yang terbaik bagi timnas di ajang Piala AFF 2012 yang dihelat 24 November hingga 22 Desember mendatang di Thailand dan Malaysia. Hasil undian menempatkan Indonesia di Grup B bersama Malaysia, dan Singapura, sementara Grup A diisi Thailand, Vietnam serta Filipina. “Semua lawan berat, sedikitpun kita nggak boleh menganggap remeh,” tegas Elie.
Sementara itu, hari ini, Timnas berangkat ke Hanoi. Rencananya, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam dalam laga uji coba di Stadion My Dinh, Hanoi, Selasa (16/10) mendatang.
Salah satu striker Timnas Irfan Bachdim mengabarkan bahwa seluruh pemain berserta kru, singa ini, telah tiba di Vietnam. “Baru datang di Vietnam,” tulis Irfan di akun twitternya. (Arif Fajar Ardianto)

FIFA Diminta Revisi Peringkat Indonesia


JAKARTA, suaramerdeka.com - PSSI meminta FIFA segera merevisi peringkat Indonesia dalam daftar ranking dunia. Pasalnya, induk sepak bola dunia tersebut sudah mengakui hasil pertandingan persahabatan yang dijalani Merah Putih, masing-masing menang 5-0 atas Brunei Darussalam, imbang 0-0 kontra Vietnam dan kalah 0-2 dari Korea Utara.image
Saat ini, peringkat Indonesia masih berada di urutan 170 dunia. Peringkat tersebut jauh lebih buruk dibanding raihan bulan sebelumnya yang menempati 164. Menurut Direktur Media Tommy Arief, semestinya FIFA segera mengubah peringkat Indonesia dalam daftar situs resminya.
Hal itu juga didasarkan atas pernyataan FIFA yang telah mengakui hasil dari tiga laga tersebut. “Kemenangan atas Brunei dipastikan menambah poin tim Garuda di rangking FIFA. Kami berharap segera ada revisi dari FIFA, atau mungkin saja poin itu baru akan diakumulasi periode November mendatang,” ujar Tommy Arief, Minggu (14/10)
Sementara, Timnas PSSI yang dibesut Nil Maizar sudah terbang ke Hanoi, Vietnam, hari ini. Mereka dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan Vietnam untuk kali kedua, Selasa (16/10).
Rencananya, Irfan Bachdim dkk akan mencoba lapangan di Stadion My Dinh Nasional, Hanoi, besok. Skuad Garuda tersebut diharapkan mampu bermain taktis dan menyerang meski bermain di kandang lawan. “Kami yakin timnas akan mampu mengalahkan Vietnam. Sebab, persiapan saat traning camp (TC) menunjukkan ada peningkatan setiap hari,” kata Manajer Timnas PSSI, Habil Marati.
(Arif M Iqbal/CN26)

Zidane: Saya Ingin Melatih Timnas Prancis

PARIS, suaramerdeka.com - Legenda Prancis Zinedine Zidane rupanya masih berniat kembali ke sepak bola yang sudah membesarkan namanya. Dia sendiri mengaku, merindukan sebuah kompetisi dan tekanan-tekanan yang ada di lapangan hijau.
Zidane, yang kini berusia 40 tahun sebelumnya telah mundur dari jajaran manajemen Real Madrid, beberapa bulan lalu. Dia diyakini, dia kini tengah mengambil kursus kepelatihan lantaran dia sangat berharap suatu saat bisa menangani timnas Prancis.  "Saya tahu, ada banyak pelatih yang tak punya gelar memiliki kesempatan [melatih], tapi itu tak akan terjadi kepada saya," tuturnya dalam wawancara dengan L'Equipe.image

Legenda Prancis, menyadari menjadi seorang pelatih tidak semudah membalikkan telapak tangan. Padahal, semua tahu mantan gelandang Juventus ini memiliki reputasi bagus sepanjang kariernya sebagai pemain. Dia mengakui, untuk menjadi seorang pelatih perlu melakukannya pelan-pelan, sehingga tak punya keinginan untuk memulai secara berbeda,.
"Saya akan mengambil diploma satu, diploma dua untuk mendapatkan DEF [kualifikasi pelatih] dan kita akan lihat diploma kepelatihan profesional. Ini harus dimulai dengan sesuatu dan saya akan memulainya tahun ini. Faktanya, saya ditanya pertanyaan ini hari ini--apakah Anda menginginkan kualifikasi ini? Dan jawabannya ya. Saya menyukainya," tandasnya.
(Andika Primasiwi, GLCM/CN26)

Persisam Punya Kelompok Suporter Baru



Dukungan kepada Persisam Putra Samarinda pada gelaran Indonesia Super League (ISL) musim depan dipastikan akan meriah dengan dibentuknya wadah baru bagi suporter Pesut Mahakam, Supersam (Suporter Persisam). Apalagi, jauh sebelum Supersam berdiri, Persisam Putra terlebih dahulu memiliki Pusamania.
Namun, kekhawatiran munculnya gesekan antar suporter yang berujung dengan tindakan anarkis saat memberikan dukungan kepada Persisam Putra di Stadion Segiri. Hal tersebut menjadi isu hangat yang berkembang di kalangan pendukung Persisam saat ini.
Terlebih, baik Pusamania maupun Supersam memiliki pemahaman berbeda dalam memberikan dukungannya kepada Persisam. Jika dalam beberapa bulan terakhir, hubungan Pusamania dan Persisam terkesan kurang harmonis, Supersam, dalam deklarasi belum lama ini, secara tegas memilih fokus dalam memberikan dukungannya tanpa harus ikut campur tangan terhadap kinerja manajemen Persisam.
Ketua suporter Pusamania, Tommy Ermanto Pasemah saat dikonfirmasi terkait hal ini mengaku jika sikap Pusamania yang terus mengkritisi kebijakan pengurus Persisam sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap masa depan Persisam.
“Kenapa kami harus bersikap keras padahal sebelumnya kami dikenal loyal membela pengurus Persisam? itu karena kami peduli dengan masa depan Persisam. Bukan karena hal lain seperti yang dihembuskan pihak-pihak tak bertanggung jawab,” bebernya.
Selain itu, kelompok suporter yang memiliki basis dukungan terbesar di Pulau Kalimantan itu pun akan terus mendukung Persisam Putra. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap menjaga kondusifitas di kalangan suporter Persisam meski saat ini terjadi dualisme suporter.
“Pusamania kumpulan suporter cerdas. Mereka tidak ingin terus-terusan dijadikan alat untuk kepentingan kelompok terutama manajemen,” kata pria yang juga ketua AS (Asosiasi Suporter) Kaltim itu.

Dukungan terhadap Timnas Indonesia Meningkat


Permasalahan yang terus menghinggapi tim nasional Indonesia, mendatangkan perhatian dari masyarakat pecinta sepak bola Indonesia.
Sabtu (13/10), puluhan orang yang tergabung dalam berbagai elemen, melakukan aksi penggalangan dukungan kepada timnas di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Aksi dukungan itu dilakukan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama para pemain timnas yang sedang menjalani latihan pada Sabtu pagi.
Dengan membentuk lingkaran, para penggawa timnas dan puluhan suporter bersatu padu menyanyikan lagu kebangsaan Tanah Air. Usai menyanyikan lagu, para suporter memberikan bendera Merah Putih kepada Nil Maizar.
Penyerahan bendera ini menyimpan makna bahwa para suporter tetap mempercayakan Nil untuk terus mengibarkan bendera Merah Putih di ajang Piala AFF nanti.
Suasana semakin terasa hikmat ketika para suporter menyanyikan lagu Bagimu Negeri, sementara para pemain timnas secara bersamaan membentuk lingkaran sambil memegang bendera merah putih. Sangat jelas terlihat, para pemain memiliki rasa nasionalisme tinggi untuk mengharumkan nama bangsa.
Ironis memang, di tengah usaha dan kerja keras para pemain yang tengah mempersiapkan diri menjelang Piala AFF 2012, masih saja ada permasalahan yang menghampiri mereka. Bahkan skuat asuhan Nil Maizar ini terancam berkurang setelah Semen Padang berencana menarik sembilan pemainnya dari timnas.
Dengan alasan untuk mendorong fungsi harmonisasi timnas, tim berjuluk Kabau Sirah akan menarik Elie Aiboy, Henky Ardiles, Wahyu Wijiastanto, Novan Setya, Jajang Paliama, Hendra Adi Bayaw, Titus Bonay, Vendry mofu, dan Nur Iskandar.

IPL-ISL Legal, Respon Divisi Utama Beragam


Sejumlah klub Divisi Utama di Jawa Tengah dan DIY memberi respon yang berbeda-beda atas kesepakatan Joint Committe (JC) seputar kompetisi musim depan. Dua kompetisi akan dilebur menjadi satu, namun baru akan digulirkan pada musim 2014-2015 mendatang. Selain itu, Indonesian Primier League (IPL) yang dikelola PT LPIS dan Indonesian Super League (ISL) yang dikela PT Liga Indonesia (LI) dianggap sah dibawah naungan PSSI.
Manager Persis Solo LPIS Joni Sofyan Erwandi menyebutkan, peleburan menjadi satu kompetisi jelas keputusan yang bagus. Namun, penggabungan liga yang baru diputar pada 2014 mendatang jelas membuat tim berjuluk Laskar Samberyawa ini bingung memilih. “Itu (peleburan dua liga) keputusan yang bagus. Namun lebih bagus lagi jika musim depan mulai digelar, bukan musim 2014 mendatang,” ungkapnya, Minggu (23/9/2012).
Dia menilai, jika musim dua liga bisa dilebur akan memudahkan usahanya dalam menyatukan duo Persis, versi LPIS maupun versi LI. “Memang sudah ada wacana untk kembali bersatu. Jika musim depan liga hanya satu, maka sangat memudahkan bagi kita untuk bersatu. Tapi kalau baru dimulai 2014, itu memang menyulitkan,” jelasnya.
Untuk itu, kata dia, managemen klub kebanggan warga Solo ini belum mengambil sikap kemana akan memilih kompetisi untuk musim depan. Sebelum memilih, sebenanya agenda prioiritasnya adalah menyatukan duo Persis. “Kalau keputusan dari JC seperti itu, maka kita abaikan dulu. Prioritas adalah Persis bersatu dulu, setelah itu baru memilih liga mana yang akan diikuti,” ungkapnya.
Di kubu PSS Sleman yang musim lalu bermain di bawah kompetisi LPIS, baru akan menentukan langkah pada pekan depan. Saat ini, selain masih mencari informasi seputa konstestan di masing-masing liga, managemen klub berjuluk Elang Jawa ini akan segera mengumpulkan jajaran managemen. “Pekan depan mungkin sudah ada jawabannya, kemana PSS akan berkompetisi. Kita perlu membicarakannya dengan rekan-rekan managemen,” Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Suparjiono.
Sementara klub yang berbasis di Cilacap, PSCS semakin mantap hijrah ke liga yang dikelola PT LI. Hal ini berdasarkan pertemuan pengurus dan managemen seputar masa depan klub berjuluk Laskar Nusakambangan itu. Pimpinan PSCS Farid Ma’ruf juga sudah berkomunikasi dengan Djoko Riono selaku direktur PT LI. “Ya, kemungkinan besar kita pindah ke PT LI karena lebih menguntungkan bagi PSCS,” kata Pelatih PSCS Gatot Barnowo.
Menurut Gatot, respon dari PT LI sejauh ini positif terhadap keinginan PSCS ingin berkompetisi di liga yang dikelolanya. Salah satu pertimbangannya, selama ini untuk urusan gaji dan bonus, PSCS bisa mencukupinya secara mandiri tidak terikat dengan konsorsium. “Kita tidak terikat dengan konsorsium, karena untuk gaji pemain kita mandiri. Itu nilai lebihnya bagi PSCS menyeberang ke PT LI,” kata dia.

Inilah Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2012

Ringkasan Berita

Pesta sepakbola terakbar se-Asia Tenggara AFF Cup 2012 siap digelar. Malaysia dan Thailand menjadi tuan rumah bersama turnamen yang memasuki edisi kesembilan ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Berita Selengkapnya

Bola.net - Pesta sepakbola terakbar se-Asia Tenggara, Piala AFF 2012 siap digelar. Malaysia dan Thailand bakal menjadi tuan rumah bersama turnamen yang memasuki edisi kesembilan ini.

Timnas Indonesia dipastikan masuk grup B Piala AFF 2012 bersama tuan rumah yang juga juara bertahan Malaysia dan Singapura.

Indonesia akan memulai petualangannya di Piala AFF pada tanggal 25 November 2012. Lawan pertama skuad Garuda Merah Putih adalah peringkat kedua kualifikasi. Setelah itu dilanjutkan dengan menghadapi Singapura pada tanggal 20 November dan tiga hari kemudian bertemu Malaysia pada tanggal 1 Desember 2012.

Berikut jadwal resmi Timnas Indonesia di Piala AFF 2012 seperti dilansir situs resmi AFF.

25 November 2012. Indonesia vs Peringkat 2 kualifikasi

28 November 2012. Indonesia vs Singapura

1 Desember 2012. Malaysia vs Indonesia   (aff/dzi) Sumber: http://www.bola.net/tim_nasional/inilah-jadwal-timnas-indonesia-di-piala-aff-2012-ebc331.html